Majene – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda. Tanpa mengenal waktu, personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat terus menggenjot pekerjaan pembangunan jembatan, baik siang maupun malam hari, demi percepatan penyelesaian jembatan yang berlokasi di Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (13/4/2026).
Pemandangan di lokasi menunjukkan aktivitas yang nyaris tak berhenti. Pada malam hari, personel TNI dan warga tetap bekerja dengan penerangan seadanya, melakukan pengelasan rangka besi jembatan. Sementara pada siang hari, pekerjaan berlanjut dengan pengecoran, penyusunan batu, dan merapihkan struktur penopang jembatan.
Meski dengan kondisi terbatas, semangat gotong royong justru semakin terlihat kuat. Warga dan personel TNI saling bahu membahu, berbagi peran, mulai dari pengerjaan teknis hingga pekerjaan pendukung lainnya. Hal ini mencerminkan kolaborasi nyata dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.
Dandim 1401/Majene, Letkol Czi Aji Setyawan, menyampaikan bahwa Jembatan Garuda dengan panjang 50 meter dan lebar 1, 2 meter diharapkan menjadi akses vital bagi mobilitas warga. Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat setempat.
“Kami bersama masyarakat berupaya memaksimalkan waktu yang ada. Pekerjaan dilakukan tidak hanya pada siang hari, tetapi juga malam hari agar pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga, ” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam percepatan pembangunan. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Malunda, khususnya Desa Mekkatta.
